Lakukan Langkah Pertama
Masih ingat prinsip induksi matematika? Intinya seperti ini:
- Misalkan kita akan membuktikan bahwa seseorang mampu berjalan dalam jarak tempuh yang sangat panjang (berkilo-kilo).
- Dalam induksi matematika, tahap awal pembuktian ini yaitu membuktikan bahwa seseorang itu mampu melakukan langkah pertama. Jika seseorang itu terbukti TIDAK MAMPU MELAKUKAN LANGKAH PERTAMANYA, berarti TIDAK mungkin seseorang itu berjalan menempuh jalan berkilo-kilo (dengan anggapan panjang langkahnya sesuai manusia normal pada umumnya).
- Sedangkan jika tahap awal itu berhasil, ada kemungkinan seseorang itu (ia) berjalan menempuh jalan berkilo-kilo. Tahap selanjutnya yaitu membuktikan bahwa:
Jika ia mampu berjalan sebanyak x langkah maka ia mampu berjalan sebanyak x+1 langkah (mengerti maksud saya?). Artinya jika ia terbukti dapat berjalan pada langkah tertentu, mak pada dia juga harus mampu berjalan 1 langkah lagi ke depan.
Satu pelajaran yang bisa diambil. Kita harus belajar matematika diskret memulai 1 langkah awal untuk mencapai sesuatu yang besar. Ketika kita ingin dikenal oleh seluruh orang di dunia (mmm…. mungkin nggak sih?) kita harus dikenal oleh orang-orang 1 benua, kita harus dikenal oleh orang-orang 1 negara, kita harus dikenal oleh orang-orang 1 pulau (nggak habis-habis nih……..) dan (kita persingkat) pada akhirnya kita harus dikenal oleh keluarga kita. Jika kita ingin melakukan hal yang besar maka kita harus melakukan hal yang kecil. Seperti pada tulisan saya sebelumnya mengenai sesuatu yang kecil tetapi harus dijalani.
Jika kita ingin berguna bagi bangsa ini, kita harus berguna bagi orang-orang di samping kita dan lebih sempit kita harus berguna bagi diri kita. Tidak mungkin untuk menginspirasi orang-orang di negeri ini jika orang-orang di sekitar kita justru tidak ada yang percaya pada kita dan bahkan (mungkin) kita tidak percaya pada diri kita sendiri.
Jadi jelas di sini bahwa untuk sesuatu yang sangat langkah pertama yang sangat mendasar PERCAYA PADA KEMAMPUAN DIRI kita masing-masing. Lebih rumit ternyata dari sekedar induksi matematika. Seperti contoh induksi matematika di atas, untuk mencapai langkah yang sangat banyak harus melakukan langkah pertama.
Tapi bagaimana kalau seseorang itu pesimis?
Bagaimana kalau seseorang itu tidak berani/ tidak percaya diri melakukan langkah yang pertama?
Kedua hal di atas tentu saja di luar konteks teori induksi matematika.
Jadi jelaslah untuk memulai sesuatu yang besar untuk bangsa ini (cieee….) harus memulai dari sesuatu yang kecil, dari diri kita sendiri, dari rasa percaya diri. Karena rasa percaya diri ini saya rasa sudah semakin memudar bahkan dari sesuatu yang kecil dari contoh yang kecil seperti mencontek saat ujian. Sebagian menganggap itu sesuatu yang kecil. Nah, disinilah permasalahannya. Jika sesuatu yang kecil (seperti langkah awal dalam induksi matematika) tidak bisa diatasi, bagaimana mengatasi persoalan yang lebih besar?
Saya perjelas lagi di sini. Pikirkanlah harapan Anda untuk bangsa ini atau kalau sebagai langkah awal untuk lingkungan sekitar Anda, renungkanlah, yakinlah, dan terus percaya diri, dan mulai lakukan apa yang Anda pikirkan tadi. Ingat! Langkah awal sangatlah penting. Sama pentingnya seperti langkah awal/ base case dalam induksi matematika.
Satu keinginan saya yaitu semoga tulisan ini juga bisa menjadi langkah awal/ base case untuk sesuatu yang besar. Hidup Indonesia!
Oh ya kelupaan. Sebagai blogger (penulis blog), tangan adalah kekuatan terbesar yang menjadi base case untuk sesuatu yang besar juga. Gunakanlah tangan Anda untuk memukul orang-orang jahat menulis di blog Anda karena kekuasaan Anda sebagai admin yang bisa sewenang-wenang berhak menulis apa saja di blog Anda sesuai pikiran Anda untuk sesuatu yang lebih baik. Hidup blogger Indonesia! Ya iya lah kalau mati mah nggak posting. Kekeke…..
Satu hal lagi. Silakan berkomentar sesuai pendapat Anda mengenai topik ini karena ini Indonesia yang katanya memberikan kesempatan seluas-luasnya untuk berpendapat.
Keep posting gan!



















wah…..sobat ini pasti pakar matematik yeh..bacaanya wiki..buku..da n familiar sama perpus…
sukses mas…
aku lanjutin bacanya dulu..(yg ke2 kali)…sopo tau bs jadi bahan seminar besok)..halah
-salam persaHabatan-
Yup !
@awan_clickerz: ah nggak kok. Cuma iseng-iseng aja :D.
Wah…
Luqmn dah jago SEO nih :D.
keren!
@agungfirmansyah: Mmm… Nggak kok. Bukannya postingan saya tentang tentang induksi matematika ya kak? Bukan SEO. Hehe…
Mantab, memang segal sesuatu harus diperhitungkan.
Tapi berkorban untuk bangsa jangan perhitungan, ya…
Salam kenal
dari matematika yang menginduksi sampai gimana tangan2 menentukan arah blog kita. itulah yang punya blog.
salam.
@RCO: nggak kok.
@muhamaze: nggak ngerti deh. serius. :D