Hanya Harapan?
Perlukah seseorang mempunyai harapan? ![]()
Perlukah seseorang mempunyai mimpi? ![]()
Ketika suatu inspirasi datang, terkadang langsung terbesit harapan-harapan. Tapi terkadang harapan itu hanya menjadi sebuah khayalan
. Mengapa? Ya karena harapan – harapan itu terlalu tinggi. Tapi bukan itu sebenarnya masalahnya. Untuk mencapai suatu ketinggian tertentu bukankah harus melewati dulu ketinggian yang lebih rendah? Untuk naik ke lantai 100 bukankah harus melewati lantai 1, 2, 3,4, dan seterusnya sampai lantai yang ke 99 dan akhirnya bisa mencapai lantai yang ke 100?
Untuk mencapai harapan yang jauh di depan bukankah sebaiknya memerlukan harapan-harapan yang lebih dekat? Dengan demikian harapan yang jauh itu akan semakin mendekat, dekat, dan dekat. Bukankah begitu? Atau saya yang salah?
Hmm… Tapi saya terkadang bingung. Bingung harus memulai dari mana. Terkadang terlalu banyak harapan yang terlalu jauh. Mungkin bukan terlalu jauh tapi belum menemukan jembatan – jembatan kecil untuk menuju harapan itu. Walaupun saya tetap percaya takdir Allah selalu baik. ![]()



















Sama banget!
Saya juga saat ini lagi ngerasa begitu, banyak impian yang ingin dicapai, tapi rasanya jauuuuh banget, sejauh angan-angan, hiks..
Wah jadi ngingetin saya ttg trik mendekatkan harapan! Caranya dengan nge-trace harapan tersebut menjadi bagian-bagian lebih kecil sampai menjadi ‘to-do’ yang bisa dilakukan hari ini :D
Yuuuuk~
wew….saya suka post yang satu ini…
bikin makin bersemangat dan termotivasi untuk ngeraih mimpi2 yang kyaknya letaknya masih nun jauh di langit.
makasih masluqman.
salam buat si ITU..
hahaha
=p
*numpang lewat malem-malem*
“Untuk naik ke lantai 100 bukankah harus melewati lantai 1, 2, 3,4, dan seterusnya sampai lantai yang ke 99 dan akhirnya bisa mencapai lantai yang ke 100?”
============================
hmm… kayanya inget sesuatu di matkul matem****a d***et deh
hha.eniweibagaimanapunjuga “harapan harapan yang jauh” masih tetap diperlukan, buat jadi aiming target, jadi arah untuk melangkah!
*tiba tiba teringat salah satu tugas pri***p pri***p mana****n*
keep posting!
harapan? cita-cita? impian? harus banget dimiliki..
untuk caranya sampai disana, nanti juga dengan cara yg alami akan mulai dilalui tanpa sepenuhnya kita sadar ^^
Bener banget tuh.. Suatu mimpi itu benih dari sebuah kesuksesan..
Dan sebuah kesuksesan kecil merupakan benih dari sebuah kesuksesan besar..
@e-rain: yuk…
@fira2104: ITU itu siapa pir? :D
@ianhutomo:matematika diskret :D
@mima: tanpa sadar? bagaimana bisa?
@aprilian: kalo mimpi kecil berarti benih mimpi besar ya? hahaha… :D
setujuh…. impian terkadang bukan hanya sekedar angan- angan.. itu akan menjadi kenyataan saat Allah meridhoi dan tetap yakin bahwa Dia Yang Maha Mengetahui segalanya. Mimpi bisa aja di mulai dari bawah… mulai dari bawah hingga akhirnya kita tiba di atas.. :)
@windy: iya makanya harus dibuat “jalur” yang jelas dari “bawah ke atas” :D