Archive for the ‘Ide’ Category

Refleksi Akhir Tahun 2010

Tak terasa hari ini merupakan hari terakhir di tahun 2010. :cheerful: Hmm.. Tahun 2010 kalau menurut saya itu merupakan salah tahun yang cukup membekas. Ada beberapa kejadian-kejadian yang saya alami yang bisa cukup memberikan tempat tersendiri dalam long-term memory saya. Okey.. Sudah siap menyimak apa saja yang saya alami di tahun 2010 ini? Hehe…  Berikut ini saya coba tuliskan kembali mengenai hal-hal yang saya ingat di tahun 2010, yang nggak saya ingat sayang sekali nggak bisa saya tulis. :lol:

Akademik

Namanya juga masih mahasiswa, mahasiswa tahun ketiga Sistem Informasi Fasilkom UI, jadi catatan akhir tahun ini saya mulai dari akademik atau kuliah dulu. Bicara soal akademik pasti erat kaitannya sama yang namanya IP (Indeks Prestasi) baik itu IPK (Indeks Prestasi Kumulatif) ataupun IPS (Indeks Prestasi Semester). Well kalau boleh jujur IPS atau indeks prestasi semester 4, yang dibagikan pertengahan tahun 2010, Read the rest of this entry »

  • Share/Save/Bookmark

Hasil Sharing Session Imagine Cup 2011 UI

Berikut ini mau gue share catatan gue mengenai acara Sharing Session Imagine Cup 2011 UI di Aula Fasilkom tadi siang. Ini nggak semua, tapi berikut poin-poin penting yang menjadi catatan gue selama dua sesi sharing tadi. Mungkin nanti fira bisa nambahin kalau ada yang belum tertulis di sini.

Kompetisi lokal untuk software design yaitu sekitar maksimal bulan Mei  (tanggal 2), masih belum pasti. (hasil googling: tapi untuk lokal Singapura sih batas submit proposal itu 11 Februari 2011, jadi gue rasa untuk Indonesia nggak jauh-jauh dari tanggal itu).

Problem harus global, yaitu yang udah menjadi permasalahan internasional. Maksudnya biar ntar juri-juri luar juga ngerti apa permasalahan yang diangkat.

Hindari menyelesaikan permasalahan yang solusinya sudah banyak. Kalau pun terpaksa , solusi yang kita tawarkan harus mempunyai kelebihan dari solusi-solusi lain yang sudah ada.

Definisikan problem dengan baik. Problemnya harus jelas dan spesifik, sehingga nanti aplikasi yang dibikin bener-bener memecahkan problem tersebut. Untuk mencari problem tersebut, kita harus brainstorming dengan semua orang (dari yang nggak ngerti apa-apa sampai ke yang expert). Kalau brainstorming dengan orang awam yang nggak ngerti apa-apa maksudnya untuk biar kita tahu perlu/ tidaknya mendefinisikan lebih lanjut tentang masalah tersebut. Terus orang Microsoft yang tadi ngisi juga bilang: JANGAN ngarang, maksudnya itu kasusnya harus real dan bener2 ada datanya. Kalau untuk cari ide, bisa belajar dari repository2 tentang kasus2 yg udah disolve sama project2 yg pernah dibuat. Read the rest of this entry »

  • Share/Save/Bookmark

Bersyukur

Jika diingat-ingat pasti banyak peluang-peluang emas yang disia-siakan. Banyak amunisi yang tidak digunakan. Banyak fungsi yang tidak terpakai. Banyak fitur-fitur yang terbuang. Atau dengan kata lain utilitas yang sangat jauh dibawah 100%. Apa yang ada tidak dimanfaatkan dengan baik, malah mendamba-dambakan sesuatu yang tidak ada. Dan setelah sesuatu yang tidak ada itu menjadi ada, ternyata malah hanya disia-siakan. Iya begitu seterusnya mendambakan sesuatu yang ternyata tidak digunakan.

Padahal, yang saya tau memanfaatkan sesuatu yang ada adalah suatu bentuk penghargaan, penghargaan terhadap yang telah memberi sesuatu tersebut, atau kalau boleh dikatakan sebagai bentuk rasa syukur. Iya rasa syukur saya rasa nggak akan ada maknanya kalau cuma diucapkan. Nggak akan ada maknanya kalau kita diberi sesuatu oleh orang lain misalnya, hanya mengucap ‘terima kasih’ saja tetapi setelah itu sesuatu pemberian itu dibuang. Ya kan?

Berkali-kali diberi kesempatan, diberi potensi, diberi peluang-peluang oleh Allah. Lalu menyia-nyiakannya. Apakah itu bentuk syukur? Kalau saja kita bisa bersyukur yang sebenar-benarnya. Semoga kita bisa mensyukuri semua yang telah Allah berikan. Bersukur dengan memaksimalkan seluruh potensi yang ada. Mengubah peluang menjadi kenyataan. Mari bersyukur. :smile:

  • Share/Save/Bookmark

Berlarilah dan Terus Berlari

Suatu ketika kadang kita meminta, kadang kita berdoa, kadang kita berharap, bermimpi atau bercita-cita. Intinya mempunyai suatu keinginan. Wajar saja saya rasa. Namun, di tengah jalan kita juga bertanya apakah yang kita minta, apakah yang kita doakan, atau kah yang kita mimpikan adalah suatu hal yang tepat. Apakah harus terus berlari, ataukah harus berhenti sejenak melihat arah, melihat sekeliling sebenarnya ke mana kita lari? Mengapa kita harus berlari ke sana? Apakah salah kalau berlari ke arah yang lain? Terlihat banyak pelari-pelari di sekitarnya. Mereka berlari di jalannya masing-masing. Kadang terlihat beberapa pelari di jalur yang sama. Terkadang terlihat pelari berpindah track, ataupun ada juga pelari yang berjalan mengikuti orang kebanyakan. Ya, mungkin malas mencari alasannya. Mungkin dia pikir pelari – pelari lainnya mempunyai alasan yang kuat untuk berlari di track itu. Jadi ya, ikuti saja dari pada pusing – pusing toh banyak pelari yang berada di jalur yang sama. Read the rest of this entry »

  • Share/Save/Bookmark

Penutupan Pintu Barel: Kebijakan atau Ketidakbijakan?

Gambar di atas merupakan gambar tanda tangan para mahasiswa UI yang menolak penutupan pintu barel yang diambil tanggal 25 Juni 2010. Gambar tersebut saya ambil dari Grup Facebook Tolak Penutupan Pintu Barel. Hari ini, 9 Juli 2010, kalau tidak salah merupakan hari ke-40 pasca penutupan pintu barel. Buat yang belum tahu, pintu barel adalah salah satu pintu akses masuk ke Universitas Indonesia (UI) dari wilayah Barel, Depok melewati perlintasan kereta api. Fakultas Hukum UI dan Masjid UI merupakan dua tempat di kawasan UI yang dekat dari pintu barel ini. Dan di belakang Fakultas Hukum UI ada Fakultas Ilmu Komputer UI. Pintu barel ini jelas merupakan pintu favorit bagi para mahasiswa hukum, mahasiswa fasilkom, dan orang-orang yang akan ke masjid UI, dan mahasiswa-mahasiswa lainnya yang memang kesehariannya melewati pintu barel ini untuk ke kampus. Khusus untuk Fasilkom jelas pintu barel ini akses terpendek, karena fasilkom satu-satunya fakultas yang tidak dilewati rute bis kuning, dan kalau naik bis kuning pun ya ujung-ujungnya berhenti di halte fakultas hukum dekat pintu barel ini. Haha… “beruntung” sekali memang, setelah kasus sampah di dekat jalan menuju Fasilkom yang beberapa waktu lalu sudah terselesaikan. Tapi untuk kali ini, bukan itu fokusnya. Bukan untuk membicarakan masalah-masalah mahasiswa Fasilkom. Mungkin lain kali saja.. Evil and Twisted Read the rest of this entry »

  • Share/Save/Bookmark