Don’t Judge: Jangan Lihat Satu Sisi Saja
Ada cerita yang berikut ini terinspirasi denger dari obrolan kecil-kecilan bareng temen-temen:
Suatu hari di kereta ada 2 anak kecil yang lari-larian di gerbong. Mereka berlari-larian sambil berteriak-teriak dengan cukup keras dan terlihat sangat mengganggu penumpang kereta yang lain. Ya bahasa Jawanya ndregil lah. Anehnya seorang pria yang merupakan ayah 2 anak kecil itu diam saja melihat kelakuan anaknya yang sangat menggangggu itu. Dia duduk dengan tenang seolah tidak terjadi apa-apa sementara penumpang yang lain sangat terganggu oleh ulah 2 anak kecil tadi. Melihat kejadian tersebut, salah seorang penumpang kereta yang cukup geram kemudian mendatangi ayah dari 2 anak kecil yang kelakuannya sangat mengganggu itu.
“Maaf Pak, itu tolong anaknya diingatkan agar tidak lari-larian biar nggak mengganggu penumpang yang lain!” kata salah seorang penumpang tadi kepada ayah dari kedua anak kecil.
“Maaf, saya sedang bingung Pak. Setengah jam yang lalu saya dapat kabar kalau istri saya yang merupakan ibu dari kedua anak itu baru saja meninggal. Saya bingung, dalam belum mengatakan apa-apa kepada kedua anak saya itu.” kata ayah dari kedua anak kecil kepada salah seorang penumpang tadi.
Jleb, salah seorang penumpang yang mendengar penuturan bapak dari 2 anak kecil tadi speechless. Seluruh prasangka dan rasa geram hilang seketika, dan mengerti keadaan yang sebenarnya sekarang.
“Oh, ya sudah Pak. Nanti biar saya yang bantu ngejagain anak-anak Bapak deh, biar Bapak bisa tenangin diri dulu.” kata salah seorang penumpang tadi.
Iya jadi maknanya? Kadang segala judging kepada orang lain belum tentu seperti apa yang kita pikirkan dan saat melihat dari sisi orang lain, barulah bisa mengerti kenapa orang itu bertindak seperti itu.












