Posts Tagged ‘matematika’

Rahasia Penilaian Benar +4 dan Salah -1

Penilaian dengan cara seperti ini biasanya ada di ujian-ujian masuk perguruang tinggi atau ujian SNMPTN. Biasanya soalnya pilihan ganda dengan 5 pilihan (a,b,c,d,e) dan hanya 1 pilihan yang benar. Nah jika berhasil menjawab 1 pilihan yang benar itu maka score-nya +4 dan jika salah score-nya -1, terus kalau nggak menjawab score-nya 0. Iya saya rasa sistem ini sudah sangat familiar buat para pembaca terutama yang sudah pernah merasakan ujian dengan sistem penilaian seperti SNMPTN ini. Sebenarnya itu ada rahasia nya lho, mengapa jawaban benar poinnya +4 dan jawaban salah poinnya -1. Bukan asal saja, tapi sudah dengan perrhitungan matematis sederhana. Hehe… :biggrin: Mau tahu?

Ok sebelumnya gini deh. Misal ada 10 soal pilihan ganda (a,b,c,d,e). Nah kalau kita milih secara random nih (nggak pake baca soal, asal ngisi), seharusnya secara wajar ada 2 soal yang benar dari hasil mengarang bebas itu. Lho kok bisa? Iya, hukum probabilitas yang sangat sederhana. Kan dari 1 soal kita milih nih 5 pilihan (a,b,c,d atau e) dan hanya ada 1 pilihan yang benar. Berarti peluang jawabannya benar itu 1/5 kan? Ya kan? Ya dong? Iya aja deh. Hahaha…. :biggrin: Nah udah tau kan tadi peluangnya 1/5? Nah kalau ada 10 soal, berarti peluang jawaban benar ya 1/5 dikali 10. Yang artinya? Iya, tepat sekali artinya dari 10 soal ada 2 jawaban yang berpeluang benar dengan milih ngarang bebas tadi itu. Nilainya 2 (skala 10) *orang-orang menyebutnya expected value-nya 2*. :ninja: Gampang sekali kan dapet nilai 2 (skala 10) untuk kasus ini , kalau saja yang salah tidak di-score minus. Padahal cuma ngarang bebas dan nggak ngerti apa-apa bisa dapet nilai 2 (skala 10)? Mantap kan! :cool: Terus kenapa kadang ada nilai yang KURANG DARI 2? Poor you!!! Berarti hukum probabilitas sedang tidak berpihak kepada Anda atau Anda yang tidak memanfaatkannya dengan baik. Hahaha…. :lol:

Nah muncullah metode salah -1, benar +4 untuk menghindari hal-hal seperti ini. Lho kok bisa? Sekarang coba untuk kasus di atas kita ulangi lagi tapi dengan sistem penilaian yang baru. Sama, ada 10 soal pilihan ganda (a,b,c,d,e) dan dipilih secara random juga (mengarang bebas lah istilahnya) dan sesuai kasus di atas peluangnya seharusnya ada 2 soal yang benar. Ya kan?Itu lho baca lagi paragraf di atasnya. Hehehe…. Ok. Berarti 2soal benar, dan 8 soal salah. Ingat kali ini kita pake penilaian salah -1 dan benar +4. Jadi berapa dong nilainya? Nilainya berarti 2 x 4 + 8 x (-1) = 0. *orang-orang menyebutnya expected value-nya 0* :ninja: Wow!!! Ajaib, nilainya 0 (NOL) ternyata saudara-saudara sekalian. Jadi orang yang ngarang bebas sekalipun dan hukum probabilitas terjadi secara sempurna hasilnya tetap terpaksa masih 0 (NOL) BESAR.

Terus kenapa kadang ada nilai yang MINUS? Poor you!!! Berarti hukum probabilitas sedang tidak berpihak kepada Anda sekali lagi. Hahaha…. :lol:

NB: sekedar sharing, denger-denger yang penilaian salah -1 dan benar +4 adopsi dari luar negeri, tapi lupa pertama kali di mana. ya itu tadi biar yang ngarang bebas nilainya sama ama yang nggak ngisi apa-apa

  • Share/Save/Bookmark

Soal Open Ended Matematika Semi Final OSN-PTI 2009

logo-osnHanya ingin berbagi ‘kepusingan’ di sini. Jadi begini, karena saya secara tidak disangka-sangka terjerumus ke suatu kompetisi yang bernama OSN-PTI 2009, akhirnya mau nggak mau harus buat makalah yang kalau misalkan nantinya lolos seleksi tahap 2, maka akan mempresentasikan makalah tersebut di semifinal. Terus kalo misalnya lolos semifinal, maka akan presentasi lagi dengan soal yang topik yang berbeda. Dan seperti inilah soalnya yang buat semifinal (kalau yang final mending nggak usah tau deh, tapi kalo tetep ngotot pengen liat silakan baca aja di http://www.sci.ui.ac.id/osnpti/soal_open_ended_mat.pdf ). Green with Envy

OPEN ENDED PROBLEM-Semifinal

Petunjuk

BUATLAH  PEMODELAN  MATEMATIKA  UNTUK  SOAL-SOAL  BERIKUT DAN  CARILAH  PENYELESAIANNYA.  PEMODELAN  DAN  PENYELESAIAN DISERAHKAN PADA MASING-MASING PESERTA.

1. Penjualan premium dan solar meningkat sekitar 10%-15% pada hari pertama penurunan harga BBM untuk ketiga kalinya. Kenaikan ini sudah diantisipasi Pertamina dengan menggolontorkan pasokan BBM hingga 110% dari biasanya.

Demikian disampaikan Corporate Secretary Pertamina Toharso di kantor pusat Pertamina, Jakarta, Jumat (16/1/2009).

“Hal ini disebabkan sehari sebelum BBM turun ada kecenderungan menahan diri untuk membeli sehingga terjadi penurunan omzet,” ujarnya.

Toharso menambahkan, kenaikan penjualan ini bisa teratasi karena Pertamina telah mengantisipasi kekosongan di SPBU dengan menyalurkan stok BBM hingga 110% dari rata-rata normal.

“Dan hingga kini stok aman,” jelasnya.

Pada tanggal 15 Desember, Pertamina telah menyalurkan premium sebanyak 58.043 KL  atau 115,7% dari normal, solar sebanyak 57.700 KL atau 107,4% dari normal dan minyak tanah sebanyak 22.454 KL atau 131,5% dari normal.

Sementara untuk stok premium saat ini mencapai 15,8 hari yaitu sebesar 881.110 KL, solar stoknya cukup untuk 40,6 hari, dan minyak tanah 486.800 KL untuk 45,3 hari.

Mengenai sistem penebusan Delivery Order (DO) dengan MYSAP, Toharso menyatakan sudah mulai beroperasi dengan baik.

“Sistem ini akan menguntungkan bagi Pertamina dan konsumen (pengusaha SPBU). Melalui sistem ini Pertamina akan mendapatkan data up to date dan dapat memonitor stok dan transaksi yang dilakukan online,” paparnya.

(Detik Finance, 16/1/2009)

http://www.detikfinance.com/read/2009/01/16/152100/1069648/4/penjualan-premium-dan-solar-meningkat-15

Hmmm… ya seperti itulah soalnya saudara-saudara. Cukup abstrak memang. Ada yang bisa membantu? Hehe… Laughing Out Loud

  • Share/Save/Bookmark

Pemenang OSN PTI 2009 Tahap 1 (Matematika)

Hehe… Big Grin

Jadi begini ceritanya. Read the rest of this entry »

  • Share/Save/Bookmark

Lakukan Langkah Pertama

Masih ingat prinsip induksi matematika? Intinya seperti ini:
- Misalkan kita akan membuktikan bahwa seseorang mampu berjalan dalam jarak tempuh yang sangat panjang (berkilo-kilo).
- Dalam induksi matematika, tahap awal pembuktian ini yaitu membuktikan bahwa seseorang itu mampu melakukan langkah pertama. Jika seseorang itu terbukti TIDAK MAMPU MELAKUKAN LANGKAH PERTAMANYA, berarti TIDAK mungkin seseorang itu berjalan menempuh jalan berkilo-kilo (dengan anggapan panjang langkahnya sesuai manusia normal pada umumnya).
- Sedangkan jika tahap awal itu berhasil, ada kemungkinan seseorang itu (ia) berjalan menempuh jalan berkilo-kilo. Tahap selanjutnya yaitu membuktikan bahwa: Read the rest of this entry »

  • Share/Save/Bookmark

Next Level: Ujian 2 matematika diskret…..

Coming soon on November 27th, 2008!
Ayo semangat! Increase experience, ability, and intelligence !!!!
And go to the next level! The game never over! Hahaha……..

TO BE CONTINUED……

  • Share/Save/Bookmark